ketika harapan mulai sirna...saat mereka telah menemukan apa yang diinginkan dan kita masih disini menunggu apa yang kita impikan.. bukan menunggu yang harus kita lakukan tapi kita harus tetap berlari mengejar apa yang mereka raih,jangan buat hambatan itu menang,rasakan betapa nikmat nya saat hambatan dan segala cobaan itu dapat kita taklukan buat hambatan engan menghampiri hidup kita permalukan cobaan hingga ia malas untuk mengacaukan segala rencana yang kita buat,jangan pernah menyerah sebelum berjuang.. jika kita tidak terlahir dari keluarga yang bisa memberikan apa yang kita inginkan dalam satu ucapan,maka untuk mencapai impian kita harus rela mencari koin demi koin disetiap sudut peluang, sekuat tenaga tertatih-tatih mencapai suatu tujuan, hidup itu bukan untuk menyerah berpasrah dan berakhir kalah. hidup adalah perjuangan, seperti saat Ibu melahirkan kita dengan penuh perjuangan, hidup bukan untuk sekedar dijalani mengikuti arus kehidupan berjalan,tapi kita harus membuat arus dalam hidup kita. jangan biarkan kita selalu tertinggal saat mereka telah mencapai apa yang di impikan,jangan sampai kita hanya bisa iri dengan nasib yang jauh lebih beruntung,tapi coba butikan kalau Tuhan menciptakan manusia dengan segala kesempurnaan nya, gunakan raga yang masih kuat untuk berjuang sekeras-keras nya sebelum raga melemah dan hanya bisa terbaring, gunakan otak dan pikiran yang masih jernih seluas-luas nya sebelum kita lupa apa yang telah dilakukan kemarin.
perjuangkan semua impian, jangan takut gagal untuk mencoba raih semua cita-cita permalukan semua orang yang mencemooh impian yang mungkin menurut mereka tak sanggup kita capai.. berusaha sekuat tenaga berikan yang terbaik dalam semua peluang,jangan pernah lelah untuk mencoba kembali jika gagal,jangan malu dengan kemampuan diri namun jangan meremehkan kemampuan orang lain, jangan pernah merendahkan orang lain karena mungkin orang itu yang bisa menolong kita kelak, sayangi orang tua dan jangan pernah lupa dengan perjuangan nya, terus berdoa dan berdoa....
Selasa, 13 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar